Pameran “TITIK TEMU” Jum'at 16 Maret 2018 Padepokan...



Pameran “TITIK TEMU”
Jum'at 16 Maret 2018
Padepokan Seni Bagong Kussudiardja, Kembaran, Kasihan, Bantul, Yogyakarta.

Pameran ini merupakan bagian dari penciptaan karya rupa “bertumbuh” (Project Rupa Tumbuh 2018) yang mendorong seniman dari berbagai disiplin untuk berkolaborasi dan terlibat dalam penyelidikan kreatif -yang melibatkan masyarakat sebagai sumber penting bagi seniman.

Abraham Maslow, seorang Psikolog asal Amerika, menyatakan bahwa setiap individu memiliki tuntutan pada tujuh kebutuhan dasar, yaitu: kebutuhan fisiologis, rasa aman, kasih sayang, penghargaan, ilmu pengetahuan, estetika dan aktualisasi diri. Di tengah isu besar mengenai kemapanan seturut masyarakat umum; keharusan untuk memiliki materi dengan jumlah tertentu dan kedudukan tertentu, mengakibatkan setiap individu mau tidak mau berusaha memenuhinya. Ukuran yang berasal dari diri sendiri menjadi bias. Bias tersebut terjadi karena pilihan atas pemenuhan kebutuhan berdasarkan diri sendiri harus selalu dikompromikan dengan tuntutan dari luar diri. Konsep kemapanan bukan lagi berdasarkan pada diri setiap individu.
.
Relasi individu dengan diri sendiri terukur saat pengetahuan diri dan pemahaman atas diri memengaruhi respon terhadap kebutuhan pribadi menurut ukuran di luar diri. Respon yang merupakan proses kompromi terhadap kondisi dan kebutuhan yang ada di dalam diri dengan di luar diri. Kompromi kebutuhan menjadi cara untuk mengatasi hambatan-hambatan individu dalam pemenuhan kebutuhan.
Kompromi bukan berarti ada yang dikalahkan atau mengalah untuk satu hal. Kompromi merupakan negosiasi setiap individu untuk menyeimbangkan dua sisi yang bisa jadi bertolak belakang di dalam dirinya.

#psbk2018 #acaraseni#artcenter #indonesia #jogjakarta #artspace #pameransenirupa #exhibition #seni #jogjaupdate #jogjahits #stagephotography #hibahseni #infoseni #jogjaevent #eventjogja #yogyakartacity #artspace #seputarevent #indoartnow #seniman #jaringacara #jogja #yogyakarta — view on Instagram http://bit.ly/2FCqZPR


CONVERSATION

Back
to top